Pakai Paspor Wisata, Warga Cina Tanam Bibit Mengandung Bakteri, Wisata atau Mau Racuni Pribumi?

ZonaSatu.com – Meski benih dan tanaman cabai, bawang daun, dan sawi hijau yang dibawa dan ditanam oleh warga negara Cina di Bogor telah dimusnahkan. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa negara telah kecolongan atas peristiwa berbahaya tersebut.

Benih tersebut mengandung bakteri berbahaya yang belum pernah ada di Indonesia. Terlebih, para petani Cina tersebut menanam secara ilegal karena mereka memakai paspor wisata.

Pemusnahan dua kilogram benih cabai, 5.000 batang tanaman cabai dan satu kilogram benih bawang daun dan sawi hijau dilakukan dengan cara dibakar dengan incinerator di Instalasi Karantina Hewan Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

“Kalau saya bilang ini imigrasi kebobolan. Seharusnya kalau sudah lewat masanya kok belum balik ya dicari-cari dong,” kata Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Antarjo di Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta, Kamis (8/12).

Berdasarkan hasil uji laboratorium yang diterbitkan oleh Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian pada 24 November, benih cabai yang ditanam dinyatakan positif terinfestasi bakteri erwinia chrysantemi, organisme pengganggu tanaman karantina (OPTK) A1 golongan 1.

Reaksi keras atas peristiwa itu hingga kini masih ramai dibicarakan di media sosial.

“Kalo mampir ya mampir aja, jangan bawa dan tanam bakteri berbahaya. Situ mau mampir atau mau rampok?,” kicau @SujudAde di Twitter, Senin (12/12/2016).

Patut dipertanyakan kunjungan wisata warga negara Cina tersebut. Apakah sengaja berwisata? Atau punya tujuan lain meracuni pribumi? (ren)

278

Comments

Silakan Komentar