Industri Sambal Pecel Menjerit Akibat Harga Cabai Terlalu “Pedas”

ZonaSatu.com – Tak hanya rasanya yang pedas, harga Cabai juga ikut pedas karena terlalu mahal. Bagi penikmat kuliner pedas, naiknya harga cabai tentu sangat meresahkan. Para ibu rumah tangga dan para produsen sambal juga ikut menjerit merasakan kesulitan akibat mahalnya harga cabai yang naik hingga tiga kali lipat.

Hal ini membuat para produsen sambal pecel di Blitar, Jawa Timur mengurangi takaran cabai yang diperlukan. Meski sudah mengurangi takaran cabai, namun para perajin masih membutuhkan tambahan biaya hingga Rp500.00 per harinya, sebab perajin sambal pecel tidak berani menaikan harganya.

Harga cabai yang per kilogram (kg) mencapai Rp90.000 membuat para produsen sambal pecel di Kabupaten Blitar mengeluh. Bahkan omzet mereka menurun hingga Rp500 ribu per harinya.

Produsen tidak berani menaikkan harga jual, lantaran khawatir para konsumen akan lari. Meski terus merugi karena biaya produksi terus membengkak, para perajin tetap bertahan agar pelanggan mereka tidak kabur. Pengrajin pun berharap agar harga cabai segera turun.

1

Comments

Silakan Komentar