Media Resmi NU Berani Pelintir Pernyataan Habib Luthfi, NU Mau Dibawa Kemana?

ZonaSatu.com – Ada apa dengan situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), nu.or.id sehingga dengan berani pelintir pernyataan ulama sekaliber Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.

Habib Luthfi adalah Ra’is ‘Am jam’iyah Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah.

Ulama yang sangat disegani dikalangan NU. Tetapi pernyataan Al-Habib dipelintir saat Presiden Jokowi menghadiri acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, Pekalongan.

NU Online menulis narasi pernyataan Al-Habib dengan kata-kata memberi dukungan kepada Presiden Jokowi.

“Saya tegaskan di sini bahwa saya mendukung sepenuhnya beliau Bapak H Joko Widodo sebagai presiden RI ke-7 karena beliau terpilih secara sah dan demokratis,” berikut linknya: Habib Luthfi Dukung Sepenuhnya Presiden Jokowi

Padahal saat itu Habib Luthfi mengatakan:

“Niat baca Fatihah untuk Indonesia khusus, supaya negara kita aman, tenteram, dijauhkan dari segala cobaan-cobaan, dan semua yang ada pada pundak Presiden kami ini yang saya banggakan, Bapak Presiden Jokowi, MAAF YAH JANGAN SALAH PAHAM, saya kenal dengan beliau itu bukan hanya sekarang saja, jadi ini tindak lanjut pada saat beliau masih jadi Walikota Solo, jadi ini bukan basa basi, ini kenyataan”

Berikut link video pernyataan lengkap Habib Luthfi: Video

Sudah begitu jauh NU terbawa arus politik. Padahal sudah didengungkan bahwa NU kembali ke Khittah 1926. Artinya, NU kembali berperan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, bebas dari kepentingan politik.

Pada Muktamar NU ke 27 di Situbondo tahun 1984, secara tegas menyatakan NU kembali ke Khittah 1926. Sebelumnya, NU bermetamorfosis menjadi organisasi politik pada tahun 1952. Bahkan pada Pemilu 1955, NU muncul sebagai partai yang memenangi pemilu.

Mau dibawa kemana NU?

 

Penulis: Biren Muhammad

173

Comments

Silakan Komentar