Inilah Pidato Fenomenal Bung Karno Hingga Meraih Gelar Pahlawan Islam Asia-Afrika

ZonaSatu.com – Di tengah tudingan penghinaan terhadap Islam dan Pancasila kepada Putri Bung Karno, Megawati Soekarnoputri dalam pidato politik di acara HUT PDIP ke 44, mengingatkan kembali sejarah sang Proklamator RI, Ir. Soekarno.

Dulu, Soekarno dinobatkan sebagai Pahlawan Islam Asia-Afrika. Gelar tersebut diperoleh Bung Karno karena pidato yang begitu fenomenal dan menggemparkan negara di kawasan Timur Tengah, khususnya Saudi Arabia.

Bung Karno untuk pertama kalinya di hadapan sidang umum PBB mengutip ayat-ayat suci Alquran. Ayat tersebut, ia kutip dari surat Al-Hujarat (49):13, sebagai salah satu konsep kebangsaan yang dari sudut pandang Islam. Betapa bahwa Islam pun mengenal konsep kebangsaan. Dalam konteks berbicara di forum dunia tersebut, Bung Karno tak lupa mengutip Alquran, khususnya ayat-ayat kebangsaan.

Pidato tersebut disampaikan Bung Karno dalam Sidang Umum PBB ke XV pada 30 September 1960. Pidato itu diberi judul “To Build the World Anew, Membangun Tatanan Dunia yang Baru”. Berikut sepenggal pidatonya sebagaimana ditulis Roso Daras:

“Hari ini, dalam mengucapkan pidato kepada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, saya merasa tertekan oleh suatu rasa tanggung-jawab yang besar. Saya merasa rendah hati berbicara dihadapan rapat agung daripada negarawan-negarawan yang bijaksana dan berpengalaman dari timur dan barat, dari utara dan dari selatan, dari bangsa-bangsa tua dan dari bangsa-bangsa muda dan dari bangsa-bangsa yang baru bangkit kembali dari tidur yang lama.

Saya telah memanjatkan do’a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar lidah saya dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk menyatakan perasaan hati saya, dan saya juga telah berdo’a agar kata-kata ini akan bergema dalam hati sanubari mereka yang mendengarnya.

Saya merasa gembira sekali dapat mengucapkan selamat kepada Tuan Ketua atas pengangkatannya dalam jabatannya yang tinggi dan konstruktif. Saya juga merasa gembira sekali untuk menyampaikan atas nama bangsa saya ucapkan selamat datang yang sangat mesra kepada keenambelas Anggauta baru dari Perserikata Bangsa-Bangsa.

Kitab Suci Islam mengamanatkan sesuatu kepada kita pada saat ini. Qur’an berkata: “Hai, sekalian manusia, sesungguhnya Aku telah menjadikan kamu sekalian dari seorang lelaki dan seorang perempuan, sehingga kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu sekalian kenal-mengenal satu sama lain. Bahwasanya yang lebih mulia diantara kamu sekalian, ialah yang lebih taqwa kepadaKu”.

Pasca pidato Bung Karno itu, banyak pemimpin negara Islam (pemimpin negara yang berasaskan Islam), termasuk Arab Saudi merasa kecolongan. Sebab sebelumnya, tidak satu pun kepala negara yang pernah mengutip ayat suci Alquran dalam pidatonya. Hanya Bung Karno, Presiden Republik Indonesia yang melakukannya.

Oleh karena itu, Bung Karno kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Islam Asia-Afrika. Penobatan itu dilakukan pada pertemuan para pemimpin negara-negara Asia Afrika di Kairo Mesir, yang kemudian melahirkan Gerakan Non Blok, tahun 1961.

Begitu fenomenalnya sosok Bung Karno, sehingga ia menjadi mercu suar, bukan saja bagi bangsanya, tetapi bagi bangsa-bangsa di Asia dan Afrika. (zs/ren)

72

Comments

Silakan Komentar